Selamat Datang Di Blog Masjid Baitul Awwalin

20 Agustus 2021

TASYAKURAN 50 TAHUN (HIJRIYAH) MASJID BAITUL AWWALIN


 Jama'ah Masjid Baitul Awwalin baru-baru ini mengadakan acara sedekahan sekaligus tasyakuran 50 Tahun (Hijriiyah) Masjid Baitul Awwalin. Acara tersebut berawal dari saran ketua DKM pada waktu tasyakuran Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1443 H, pada acara tasyakuran Tahun Baru Hijriyah 1443, ketua DKM Moh. Rois "ATMO" mengajak kepada semua jama'ah untuk melaksanakan sedekahan & Tasyakuran 50 Tahun (Hijriyah) Masjid Baitul Awwalin yang jatuh pada tanggal 10 Muharram 1443 H, dan jama'ah menyambut usulan tersebut dengan antusias.

Pada malam Tasyakuran 50 Tahun (Hijriyah) Masjid Baitul Awwalin tersebut diawali dengan sambutan ketua DKM Moh. Rois F "ATMO". Dalam sambutannya, Atmo selaku ketua DKM menyampaikan bahwa selain merayakan Ulang Tahun Masjid Baitul Awwalin, 10 Muharram juga banyak peristiwa-peristiwa penting dimana dalam peristiwa-peristiwa tersebut Allah melepaskan/membebaskan para Nabi/Rasul dari ujian yang diberikan Allah SWT. Peristiwa tersebut antara lain, berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS. setelah sekian lama berlayar akibat banjir bandang, terbebasnya Nabi Musa AS. dari kejaran Raja Fir'aun sekaligus tenggelamnya Raja Fir'aun & pengikutnya di laut, keluanya Nabi Yunus AS dari perut ikan paus, tidak terbakarnya Nabi Ibrahim AS ketika dibakar oleh Raja Namrud, dll.

Dengan adanya peristiwa-peristiwa tersebut, seyoqyanya umat Islam turut bersyukur dengan mengeluarkan sedekah, terutama di masa sekarang ini. "Dengan mengeluarkan sedekah kita berharap Allah SWT segera menghilangkan bala/bencana berupa pandemi covid-19 ini" imbuh Atmo.

Selain itu Tasyakuran ini juga sebagai bentuk rasa syukur jama'ah atas berdirinya Masjid Baitul Awwalin yang sudah berusia 50 Tahun secara hitungan kalender Hijriyah. Tasyakuran ini sekaligus untuk kirim do'a kepada Allah SWT untuk Almarhum KH. Muh. Mudrik Al Habib selaku pendiri Masjid Baitul Awwalin.

Selanjutnya Atmo menyampaikan bahwa insyaa Allah Masjid Baitul Awwalin akan mengadakan kegiatan-kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam lainnya.


Sebelum pembacaan do'a yang dipimpin oleh anggota Dewan Penasehat DKM Baitul Awwalin Bp. Mahfud Sugiyanto, beliau menyampaikan kepada jama'ah untuk tetap memakmurkan Masjid meneruskan perjuangan mbah Kyai (KH. Muh. Mudrik Al Habib;red), Bp. Mahfud menambahkan, bahwa Masjid Baitul Awwalin didirikan dengan penuh perjuangan baik dari mbah Kyai maupun para santri yang pada waktu itu ikut belajar agama di Masjid. Bahkan para santri harus bekerja keras untuk mengumpulkan dana guna berdirinya Masjid Baitul Awwalin.

Dari jama'ah ada yang menceritakan bahwa pernah bermimpi bertemu dengan mbah Kyai serta diberi wejangan untuk melaksakan sholat tahajud, serta ada cerita dari jama'ah lain yang bercerita didatangi mbah Kyai melalui mimpi.

Setelah pembacaan do'a yang dipimpin oleh Bp. Mahfud Sugiyanto dilanjutkan dengan potong tumpeng, satu tumpeng dipotong oleh anggota Penasehat DKM Baitul Awwalin Bp. Mahfud Sugiyanto dan diserahkan kepada ketua DKM Bp. Moh. Rois F "ATMO", sedang tumpeng yang satunya dipotong oleh Ibu Suwart selaku Kadus Macanmati dan diserahkan kepada Ibu Nyai Hj. Supartun (Istri KH. Muh. Mudrik Al Habib)

Acara tasyakuran berlangsung meriah walau diadakan dengan sederhana, makan nasi  tumpeng bersama, setelah selesai dilanjutkan dengan sholat Isya berjamaah.




2 komentar:

  1. Assalamualaikum warohmadulahi wabarokatuh semoga Barokah dan diterima Amal Ibadahnya Aamiin yaa RobalAlamin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikum salam..
      Terima kasih sudah mampir

      Hapus

MASJID BAITUL AWWALIN MENDAPAT SUMBANGAN KALIGRAFI

Pada hari Senin, 27 Desember 2021 Masjid Baitul Awwalin mendapat sumbangan Kaligrafi bertuliskan ALLAH dan MUHAMMAD yang terbuat dari stainl...